VISI MISI

KYOKUSHIN ACADEMY INDONESIA

 

KYOKUSHIN ACADEMY INDONESIA adalah perguruan seni beladiri beraliran full body contact didirikan di Surabaya Jawa Timur pada tanggal 27 Desember 2006, dibawah naungan Yayasan Kyokushin Indonesia.

 

 

FALSAFAH :

Menjadikan sumberdaya manusia Indonesia yang bermoral tinggi, disiplin, sehat serta memiliki daya tahan yang tangguh jasmani dan rohani melalui latihan beladiri Kyokushin, adalah salah satu dari perbuatan yang mulia dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

VISI :

Menjadi pusat pelatihan Kyokushin terdepan dalam mengajarkan, melestarikan, menjaga kemurnian ajaran Kyokushin, unggul dalam prestasi, berkarakter, berwawasan, berlandaskan Iman,Taqwa dan Iptek.

 

 

MISI :

  1. Menyelenggarakan pelatihan Kyokushin yang murni sesuai ajaran Sosai Masutatsu Oyama secara ilmiah, professional, efektif dan efisien.

 

  1. Membudayakan dan mengaplikasikan etika, tradisi, budaya dan filosofi Kyokushin dengan disiplin tinggi kepada seluruh warga Akademi.

 

  1. Menciptakan suasana yang kondusif bagi terselenggaranya proses belajar mengajar untuk menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga Akademi sehingga menjadi insan Kyokushin yang tangguh dan prima dengan mengoptimalkan kemampuan fisik dan teknik sampai ke batas tertinggi, terampil beradaptasi dengan tuntutan zaman serta mampu mengembangkan potensi diri.

 

  1. Meningkatkan kerjasama dalam bidang akademik dan non akademik dengan organisasi lain, pemerintah dan swasta.

 

 

TUJUAN :

Menunjang pembangunan nasional dibidang olahraga khususnya seni beladiri dalam rangka terciptanya sumberdaya manusia Indonesia yang sehat jasmani dan rohani, disiplin, tanggung jawab, sportif, patriotik, berjiwa bushido (ksatria), beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

 

 

VALUE (NILAI-NILAI)

 

P       Profesionalism (profesional)

Mengutamakan profesionalitas dalam menjalankan pelatihan tanpa membedakan golongan, suku, ras dan agama.

 

R       Real Martial Art (beladiri sejati)

Beladiri sejati berlandas pada etika dan semangat budo, dengan kurikulum dan materi pengajaran yang berbasis pada kompetensi.

 

I        Integrity (integritas)

Memiliki komitment yang tinggi terhadap tujuan pelatihan dan memberikan jaminan kesinambungan program dan kualitas pelatihan.

 

D       Discipline Strenght (kekuatan pada Disiplin)

Menekankan pada kedisiplinan, ketertiban, perilaku positif dan tanggung jawab.

 

E        Encouraged people (memajukan para siswa)

Mendorong siswa untuk mencapai keseimbangan fisik, teknik dan mentalnya hingga puncak kemampuannya sehingga meraih prestasi tertinggi.

 

 

 

 

 

YAYASANA KYOKUSHIN INDONESIA

 

Didirikan di Surabaya pada tanggal 27 Desember tahun 2006, melalui sesuai akte Notaris: Gunawan Wibisono,SH. No 15/2006 Tanggal 27 Desember 2006. Tentang pendirian Yayasan Kyokushin Indonesia.

 

 

PENGURUS YAYASAN                                

Ketua                                         :  Budi Utomo,SE.

Sekretaris                                 :  Joelianto, SE.

Bendahara                                :  Bambang Sutadi,SH.

 

 

DO-JO KUN/DO-JO OATH/IKRAR KYOKUSHIN

Setiap kali latihan, sebelum latihan dimulai selalu dibuka dengan prosesi (upacara) pembukaan, seluruh siswa/anggota dalam posisi duduk sei-za sebelum Mokuso, diwajibkan mengucapkan Do-jo Kun secara khidmat. Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan diri kita agar selalu menjalankan disiplin dan ajaran Kyokushin secara teguh dan sungguh-sungguh sepanjang hidup kita.

 

Do-jo Kun yang secara harfiah artinya Sumpah atau Janji Karateka, namun karena masyarakat Indonesia sangat religius dan menganut bermacam-macam agama yang berbeda, ada yang beragama Islam, Nasrani, Hindu, Budha, Kong Hu Cu dll. Karena keyakinan beragama merupakan hal yang sangat pribadi dan sensitif, lagipula tidak semua agama memperbolehkan penganutnya bersumpah disebarang tempat dan situasi.

 

Seperti halnya agama Islam yang mewajibkan ummatnya bersumpah hanya atas nama Allah SWT. dan dibawah Kitab Suci Al Qur’an. Dengan mempertimbangkan hal tersebut diatas maka Kyokushin Academy memutuskan Do-jo Kun yang semula diartikan sebagai Sumpah Do-jo atau Sumpah Karate diganti dengan Ikrar Kyokushin.


Do-jo Kun Kyokushin ini ditulis oleh Sosai Masutatsu Oyama dengan dibantu oleh Eiji Yoshikawa, pengarang novel "MUSASHI" (yang mengisahkan tentang kehidupan dan kegagah-beranian Miyamoto Musashi, seorang samurai terbesar di zamannya).


Oleh masyarakat Jepang, Sosai Masutatsu Oyama sering dianggap sebagai Miyamoto Musashi abad 20, karena dari novel terkenal Eiji Yoshikawa inilah Sosai Masutatsu Oyama memperoleh inspirasi besar untuk mengabdikan seluruh hidupnya dijalan Kyokushin. Sosai Masutatsu Oyama memulainya dengan mengasingkan diri / menyepi digunung dan berlatih Kyokushin dengan keras, untuk mencapai tujuannya menjadi Karateka terkuat di Jepang!

 

 

IKRAR KYOKUSHIN

  1. Kami akan melatih jiwa dan raga agar tegar, semangat tak tergoyahkan.
  2. Kami akan menghayati hakekat jalan Kyokushin, sehingga selalu siap dan waspada setiap saat.
  3. Kami akan menumbuhkan rasa percaya diri dengan kekuatan dan keteguhan hati.
  4. Kami akan bersikap sopan-santun, menghormati orang yang layak dihormati dan menahan diri dari kekerasan.
  5. Kami akan mengamalkan ajaran agama kami, menjalankan kebajikan dan rendah hati.
  6. Kami akan menjunjung tinggi martabat Kyokushin untuk membela kebenaran.
  7. Kami akan menerapkan disiplin Kyokushin dalam seluruh kehidupan kami.

 

 

 

DO-JO OATH

(Ikrar Kyokushin dalam bahasa Inggris)

  1. We will train our hearts and bodies for a firm unshaken spirit.
  2. We will purse the true meaning of the martial way so that in time our senses may be alert.
  3. With true vigour we will seek to cultivate the spirit of self denial.
  4. We will observe the rules of courtesy, respect our superiors and refrain from violence.
  5. We will follow our religious principles and never forget the true virtue of humility.
  6. We will look upwards to wisdom and strength not seeking other desires.
  7. All our lives through the discipline of Karate we will seek to fulfill the true meaning of the Kyokushin way.

 

 

DO-JO KUN

(Ikrar Kyokushin dalam bahasa Jepang)

  1. Hitotsu, ware ware wa, shinshin o renmashi kakko fubatsu no shingi o kiwameru koto.
    一. 吾々は心身を錬磨し 確固不抜の心技を極めること
  2. Hitotsu, ware ware wa, bu no shinzui o kiwame, ki ni hasshi, kan ni bin naru koto.
    一. 吾々は武の神髄を極め 機に発し感に敏なること
  3. Hitotsu, ware ware wa, shitsujitsu goken o mot-te, jiko no seishin o kanyo suru koto.
    一. 吾々は質実剛健を以て 克己の精神を涵養すること
  4. Hitotsu, ware ware wa, reisetsu o omonji, chojo o keishi, sobo no furumai o tsutsushimu koto.
    一. 吾々は礼節を重んじ長上を敬し 粗暴の振舞いを慎むこと
  5. Hitotsu, ware ware wa, shinbutsu o totobi, kenjo no bitoku o wasurezaru koto.
    一. 吾々は神仏を尊び 謙譲の美徳を忘れざること
  6. Hitotsu, ware ware wa, chisei to tairyoku to o kojo sase, koto ni nozonde ayamatazaru koto.
    一. 吾々は智性と体力とを向上させ 事に臨んで過たざること
  7. Hitotsu, ware ware wa, shogai no shugyo o karate no michi ni tsuji, Kyokushin no michi o mat-to suru koto.
    一. 吾々は生涯の修行を空手の道に通じ 極真の道を全うすること

 

SOSAI MASUTATSU OYAMA NIJU KUN

(THE ELEVEN MOTOES OF SOSAI / SEBELAS PESAN SOSAI)

 

  1. Seni beladiri Kyokushin diawali dan diakhiri dengan rasa hormat, oleh karena itu jagalah kesopanan sebagaimana mestinya dengan sungguh-sungguh setiap saat.
  2. Mengikuti jalan seni beladiri Kyokushin adalah seperti mendaki gunung karang yang terjal, terus mendaki tanpa istirahat, ini menuntut kepastian dan kesetiaan yang tidak goyah dalam menjalankannya.
  3. Berusaha sekuat tenaga untuk meraih inisiatif dalam segala hal, setiap saat waspada melawan dengan melakukan tindakan mencegah dari rasa permusuhan dalam diri sendiri atau kebijaksanaan.
  4. Meskipun untuk seni beladiri kedudukan uang tidak dapat diabaikan, namun satu yang seharusnya berhati-hati, janganlah lekat benar dengan ini.
  5. Seni beladiri Kyokushin berpusat pada sikap-perilaku. Berusahalah dengan keras untuk selalu mempertahankan sikap-perilaku yang benar setiap saat.
  6. Seni beladiri Kyokushin diawali dari 1.000(seribu) hari latihan dan mahir setelah 10.000(sepuluh ribu) hari latihan.
  7. Dalam seni beladiri Kykushin, instrospeksi menghasilkan kebijaksanaan selalu merenungkan dalam setiap tindakan kita sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.
  8. Sifat dan tujuan seni beladiri Kyokushin adalah umum. Semua keinginan diri sendiri (pribadi) seharusnya dimusnahkan dengan tempaan latihan yang keras.
  9. Seni beladiri Kyokushin dimulai dari sebuah titik dan berakhir dalam sebuah lingkaran. Garis lurus akar kata dari prinsip ini.
  10. Hakekat seni beladiri Kyokushin hanya dapat dipahami, diterapkan melalui pengalaman. Mempelajari dan memahami hal ini, jangan pernah takut dengan tuntutannya.
  11. Ingatlah selalu : dalam seni beladiri Kyokushin ganjaran dari keyakinan diri dan ketulusan adalah benar-benar berlimpah ruah.